Band tribute The Beatles asal Jakarta, G-Pluck, sukses memeriahkan dan menghangatkan suasana pada gelaran festival seni dan budaya tahunan terbesar di Belanda yaitu Tong Tong Fair 2023 di Malieveld Den Haag, Kamis (7/9) malam waktu setempat.

Naik ke atas panggung utama Tong Tong Podium pada pukul 20.30, G-Pluck unit musik yang beranggotakan Awan Garnida (bass), Gilang Pramudya (gitar/vokal), Fery Gustian (gitar/vokal), Beni Pratama (drums), dan diperkuat oleh Aufa Kantadiredja (keyboard/vokal) itu menghadirkan nomor-nomor populer The Beatles yang sangat akrab di telinga para pengunjung festival budaya tersebut.

Mengawali aksi lewat lagu “Twist and Shout”, G-Pluck lantas menghangatkan suasana malam Tong Tong Fair berbekal lagu-lagu abadi yang mendunia berkat peran empat sekawan John Lennon, Paul McCartney, George Harrison, dan Ringo Starr, seperti “From Me to You”, “Roll Over Beethoven”, “Rock ‘n Roll Music”, “Don’t Let Me Down”, dan “In My Life”.

“Kami senang sekali bisa bermain dan terlihat banyak wajah tak asing di sini. Rasanya seperti manggung di tengah keluarga besar. Kami tahu kalian semua memiliki suara yang hebat dan sangat mengenal lagu berikut ini. Ayo semua ikut bernyanyi bersama kami, ya,” kata pemain bass G-Pluck, Awan Garnida, dari atas panggung sebelum memulai lagu “Hey Jude”.

Maka, lagu karya Paul McCartney-John Lennon yang didedikasikan untuk anak John yaitu Julian Lennon tersebut pun mengalun merdu berkelindan dengan paduan suara massal para pengunjung Tong Tong Fair malam itu.

Salah satu penonton bernama Hans, tak dapat menyembunyikan rasa kagumnya terhadap ketelitian dan ketepatan permainan G-Pluck kala membawakan lagu-lagu yang dipopulerkan oleh The Beatles.

Awalnya, Hans tidak mengetahui bahwa salah satu penampil di panggung utama Tong Tong Fair pada malam itu adalah sebuah band tribute The Beatles yang berasal dari Asia Tenggara. Penggemar berat The Beatles kelahiran Den Haag itu pun lantas memutuskan untuk menghabiskan malam dengan menyaksikan penampilan utuh dari Awan Garnida dkk.

“Saya bahkan tidak tahu nama band tadi. Siapa? G-Pluck dari Indonesia, ya? Hebat sekali! Unbelievable, saya tidak percaya dengan apa yang baru saja saya dengarkan. Tadinya saya hendak pulang ke rumah, namun saya membatalkannya karena band ini sungguh bagus dalam segala hal,” terang Hans usai G-Pluck turun panggung.

Hans juga secara terang-terangan memuji penampilan apik para personel G-Pluck dari sektor drum, gitar, bass, keyboard, hingga sisi harmonisasi suara. Menurut dia, G-Pluck berhasil menyampaikan interpretasi musik The Beatles dengan sangat baik.

“Permainan drummer sangat ‘Ringo’, lalu permainan gitar ‘John Lennon’ juga luar biasa, bahkan wajahnya juga mirip. Pemain bass juga bermain menggunakan tangan kiri seperti Paul McCartney secara sempurna. Begitu pula ‘Georgie’ Harrison, saya suka sekali!” puji Hans.

G-Pluck yang tampil selama satu jam penuh, mengakhiri penampilan mereka lewat lagu “Ob-La-Di, Ob-La-Da” dan “I Want to Hold Your Hand” pada gelaran Tong Tong Fair yang menginjak usia perayaan ke-63 tahun sejak kali pertama digagas pada tahun 1959 di Den Haag.

Perayaan percampuran budaya Timur dan Barat tersebut menghadirkan ragam akulturasi budaya dalam bentuk pagelaran kesenian, pameran fotografi dan fesyen, diskusi, hingga bazar makanan serta pakaian. Festival yang menghadirkan ratusan penampil dari Belanda dan Asia Tenggara itu berlangsung pada 31 Agustus hingga 10 September 2023.

Penampilan G-Pluck di Tong Tong Fair 2023 kali ini merupakan bagian dari rangkaian tur Eropa mereka yang mendapatkan dukungan penuh dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Bank BCA, dan JavaMifi. Sebelumnya, Awan Garnida dan kompatriot sukses memeriahkan gelaran Liverpool International Beatleweek Festival di Inggris Raya akhir bulan lalu dan akan melanjutkan tur ke Alte Feuerwache Köln dan Indra Klub Hamburg, Jerman. [antaranews/foto:istimewa]